bisnis FMCG

Bisnis FMCG dan 4 Keunggulan Distribution Management System

Bisnis FMCG (Fast Moving Consumer Goods) perlu diperhatikan detail sebagai bagian management distribusi. Mulai dari mengelola stok dan inventori, menjadwalkan kunjungan, membuat sales report, manajemen rute driver, hingga memantau salesman. Kalau sampai ada sedikit saja kesalahan, bisa berdampak pada keseluruhan proses, hingga menyebabkan kerugian perusahaan. Saat ini, ada jutaan retailer yang harus dilayani distributor. Karena itu, perusahaan FMCG juga perlu memantau jaringan distribusi yang sangat luas.

Tentunya akan sangat repot dan menyita waktu kalau proses management distribusi ini dilakukan hanya mengandalkan tenaga karyawan. Selain berpotensi terjadi human error, bisnis FMCG juga rentan mengalami kecurangan (fraud) atau pencurian barang.

Terus, bagaimana cara mengatasinya? Apa solusi manages distribution business operation berskala besar, tapi masih dikelola secara manual? Hampir kebanyakan perusahaan FMCG akan menjawab, gunakan DMS atau  Distribution Management System

Baca juga: Pengertian Distributor Adalah? Tugas dan Contohnya

Apa itu Distributor Management System?

bisnis FMCG
Sumber: indoforwarding.com

Secara teknis, DMS (Distributor Management System) adalah solusi manajemen penjualan yang membantu mengoptimalkan dan mengatur distribusi produk melalui aplikasi distributor.

Sistem management distribusi FMCG adalah alat yang ampuh agar perusahaan dapat meningkatkan efisiensi operasional distribusinya. Termasuk manajemen rantai pasokan, mengelola stok dan inventori, kunjungan sales, laporan, sales tracker, dan masih banyak lagi.

Peran DMS (Distributor Management System) dalam Bisnis FMCG

Sekarang, muncul pertanyaan, apa peran Distributor Management System dalam manajemen rantai pasokan? Aplikasi DMS berperan penting untuk bisnis FMCG. Pasalnya, Distributor Management System membantu dalam mendigitalkan dan mengotomatisasi proses penjualan. Misalnya, sales taking order, fitur manajemen rute, pengelolaan stok dan inventori, sampai produk dan sales report, semuanya cukup satu aplikasi distributor.

Peran lainnya dari DMS adalah membantu meningkatkan daya saing perusahaan FMCG. Sebagai contoh, katakanlah PT Bima Perkasa memproduksi produk sepatu dengan berbagai merek, seperti Alfa, Beta, Gamma. Selanjutnya, PT Bima Perkasa menyimpan produknya di gudang untuk didistribusikan ke rantai pasokan dengan jutaan distributor dan konsumennya.

Di sinilah Distribution Management System beraksi. Singkatnya, DMS akan membantu mengoptimasi proses pengiriman produk ke pelanggan / retailer, setelah keluar dari pabrik melalui aplikasi distributor.

Keuntungan Distribution Management System untuk FMCG dibandingkan Sistem Tradisional

1.    Proses distribusi bisnis FMCG lebih transparan.

Perusahaan FMCG yang dulunya harus menunggu data taking order dari sales, sekarang semua data produk, pelanggan, taking order, sampai report bisa diakses secara real-time melalui aplikasi sistem distribusi.

2.    Manajemen stok dan inventori yang lebih efisien.

Dengan informasi sales report dan stok yang bisa diakses real-time, mengelola inventori akan lebih mudah. Selanjutnya, manager atau supervisor juga bisa semakin cepat mengambil keputusan bisnis yang lebih efektif dalam hal permintaan dan penawaran produk bagi konsumen.

3.    Biaya operasional lebih murah.

Distributor sekarnag bisa mengurangi anggaran untuk sumber daya manusia. Selain itu, DMS juga bisa mengurangi kerugian pendapatan bagi perusahaan FMCG dengan memangkas biaya akibat kehilangan barang atau pencurian.

4.    Manajemen waktu.

Kaetika proses distribusi berjalan efisien, waktu yang tersisa dapat dipakai untuk kegiatan lain yang lebih penting. Seperti menyusun strategi promosi, membuat inovasi produk, mengembangkan produk yang sudah ada, dan banyak lagi.

Baca juga: Pentingnya Content Marketing Bagi Bisnis dan Cara Membuatnya

Jelas terbukti kan, DMS (Distribution Management System) adalah aplikasi sistem distribusi untuk bisnis FMCG yang ampuh. SimpliDOTS menghadirkan software distribusi terbaik di Indonesia yang sudah dipakai ribuan klien di berbagai kota seluruh tanah air. Dengan fitur – fitur yang lengkap untuk menangani urusan distribusi, pelaku usaha bisa lebih fokus mengembangkan inti bisnis, ketimbang hanya mengerjakan tugas administrasi berulang.

Mulai dari sales tracker, purchase order, manajemen stok dan inventori, sampai menyusun sales target, dan manajemen rute untuk pengiriman. Semuanya komplit tersedia!

Bahkan, SimpliDOTS dilengkapi integrasi dengan software akuntansi online yang akan semakin mengotomasi transaksi penjualan dan distribusi. Jangan ditunda lagi, yuk dapatkan Demo GRATIS 14 hari SimpliDOTS hari ini! Hubungi Whatsapp: 0812 2776 1242 untuk info lebih lanjut atau konsultasi gratis.