route planner

Tips Menentukan Route Planner Produk FMCG dengan Metode Nearest Neighbour

Zaman sekarang ini, membeli barang di pasaran semakin mudah dilakukan lantaran adanya proses pendistribusian barang (route planner) yang semakin mudah dan cepat. Bahkan, semakin cepat barang sampai ke tangan konsumen maka perusahaan akan memperoleh keuntungan yang juga akan semakin bertambah. Hal ini bisa Anda lihat dari perusahaan FMCG (Fast Moving Consumer Goods). Meski demikian, dalam menentukan proses pendistribusian barang FMCG ini diperlukan adanya metode nearest neighbour. Lantas, bagaimanakah menentukan metode tersebut dalam proses distribusi produk FMCG di pasaran?

Mengenal apa itu metode nearest neighbour

Perlu Anda ketahui, bahwa saat ini faktor terpenting dalam memenuhi permintaan konsumen yakni berada pada pengiriman yang tepat waktu dengan jumlah dan spesifikasi barang yang tepat. Maka dari itu, diperlukan adanya penentuan pendistribusian yang tepat dari perusahaan FMCG agar mampu meminimalisir biaya yang nantinya dikeluarkan oleh perusahaan. Dalam hal ini, permasalahan penentuan rute distribusi sendiri masuk dalam kategori permasalahan yang dikenal dengan istilah Vehicle Routing Problem (VRP). Oleh karena itu, sebagai solusinya diperlukan metode nearest neighbour.

Yang mana, metode nearest neighbour ini sendiri umumnya merupakan suatu metode yang nantinya bisa melakukan pencarian pelanggan terdekat dengan pelanggan berikutnya sampai diperoleh pelanggan terakhir untuk rute yang dilalui. Adapun rute disini akan dimulai dengan cara yang sama jika tidak terdapat posisi yang fisibel untuk menempatkan pelanggan baru karena adanya masalah kapasitas. 

Di samping itu, menentukan rute distribusi dengan jangkauan terpendek sendiri juga bisa dilakukan dengan optimal dimana jumlah barang yang dikirim, waktu pengiriman dan jarak yang ditempuh dilakukan secara tepat. Adapun untuk metode nearest neighbour sendiri juga turut melibatkan yang namanya faktor biaya dalam pendistribusian ke masing-masing lokasi. Dimana, untuk biaya transportasi yang dimaksud disini yakni merupakan biaya tetap dan biaya variabel.

Hal – hal penting yang harus diperhatikan dalam proses pendistribusian

Sebagai perusahaan FMCG yang ingin agar proses pendistribusian dapat berjalan dengan lancar tanpa ada kendala, maka diperlukan beberapa hal penting di dalamnya. Dimana, hal ini penting dilakukan agar nantinya bisa dengan mudah menentukan rute distribusi yang tepat dan mampu meminimalkan biaya distribusi barang ke pelanggan serta waktu pengiriman yang dilakukan. Adapun hal – hal penting yang perlu Anda perhatikan dalam proses pendistribusian barang – barang FMCG tersebut antara lain sebagai berikut :

·        Kenali kapan batas waktu pengiriman barang.

·        Cek lokasi / tempat tinggal konsumen yang akan dikirimkan barang tersebut.

·        Berapa kisaran jumlah pengiriman barang yang akan dikirim kepada konsumen

·        Lihat rute distribusi pengiriman barang yang dilakukan.

·        Bagaimana kapasitas alat transportasi yang digunakan untuk mengirimkan barang.

Dari beberapa hal penting yang harus Anda perhatikan tersebut, saat ini justru yang menjadi urutan proses distribusi pengiriman barang didasarkan pada pengalaman dari para sopir dan kernet. Sehingga, hal inilah yang pada akhirnya mengakibatkan waktu pendistribusian produk dari produsen ke konsumen menjadi terhambat dan berjalan kurang maksimal. Bahkan, hal inilah yang juga menjadi penyebab biaya distribusi menjadi besar.

Bagaimana cara menentukan metode nearest neighbor dalam route planner?

Tahukah Anda, bahwa dalam menentukan metode neighbour untuk tahu rute pendistribusian barang / produk FMCG dikatakan sangat mudah untuk dilakukan. Sebab, Anda disini tinggal mengumpulkan beberapa data penting yang dibutuhkan seperti misalnya data rute distribusi awal, kapasitas alat transportasi yang digunakan, jarak lokasi ke tempat pelanggan, waktu pengiriman, biaya transportasi dan jumlah konsumen Anda sendiri. 

Dengan mengumpulkan data – data penting tersebut, Anda nantinya tinggal melakukan yang namanya pengolahan data dengan menggunakan metode nearest neighbour yang ada. Adapun dalam pengerjaan metode nearest neighbour sendiri juga penting untuk tahu bagaimana langkah – langkah penting di dalamnya agar apa yang dilakukan nantinya bisa mendapatkan hasil rute pendistribusian barang yang akurat, tepat dan sesuai dengan harapan Anda sendiri.

Langkah – langkah menentukan rute pendistribusian barang FMCG dengan metode nearest neighbour

Seperti yang sudah disinggung di pembahasan sebelumnya, bahwa metode nearest neighbour sendiri merupakan suatu algoritma yang mana memiliki akses kemudahan dalam mengimplementasikan rute pendistribusian barang FMCG. Disini, Anda cukup pergi ke lokasi pelanggan dengan jarak terdekat yang memang belum pernah dikunjungi dengan menyertakan beberapa batasan. Adapun untuk proses pengerjaan dalam menentukan rute pendistribusian barang FMCG ini, Anda perlu melakukan beberapa langkah – langkah sebagai berikut :

·        Pertama, Anda pilih titik pusat yang menjadi titik awal pengiriman barang FMCG dilakukan oleh perusahaan.

·        Selanjutnya, tentukan titik dengan lokasi / jarak terkecil (terdekat) dari gudang titik awal. Setelah itu, Anda tinggal melakukan proses penggabungan antara kedua titik tersebut.

·        Kemudian, untuk titik terakhir yang dikunjungi nantinya akan menjadi titik awal. Dan selanjutnya, Anda tinggal mencari titik dengan jarak terdekat dari titik awal tersebut.

·        Pastikan Anda melakukan langkah – langkah ini dengan proses pengulangan yang sama sampai dengan kapasitas kendaraan sudah tidak mencukupi untuk dapat melakukan pengiriman barang FMCG.

·        Jika sudah, maka Anda tinggal tarik titik tersebut pada satu garis. Dalam hal ini, garis tersebut nantinya dikatakan sebagai satu rute perjalanan dengan kapasitas kendaraan sebagai kendala dalam pembentukan satu rute perjalanan pengiriman barang FMCG yang dilakukan.

·        Terakhir, Anda tinggal lakukan proses yang sama pada langkah – langkah yang lain untuk mendapatkan hasil dari metode nearest neighbour tersebut.

Untuk hasil dari penentuan rute pendistribusian barang FMCG menggunakan metode nearest neighbour ini nantinya akan diperoleh yang namanya jalur rute terbaru pengiriman barang. Tentu saja, hasil dari rute yang didapatkan inilah yang nantinya bisa Anda bandingkan sendiri dengan rute kondisi awal. Sehingga, hal inilah yang akan membuat rute kondisi baru pendistribusian barang FMCG akan memperoleh adanya informasi jarak tempuh lokasi, kapan waktu pengiriman yang efektif serta mampu menghemat biaya transportasi yang dilakukan.Demikianlah ulasan menarik bagi Anda mengenai apa itu metode nearest neighbour serta tips mudah menentukan metode tersebut dalam route planner. Dengan begitu, maka hal ini akan sangat membantu perusahaan FMCG di pasaran untuk mencari rute pendistribusian barang yang tepat dan tentunya bisa menghemat biaya pengeluaran transportasi yang dilakukan.

Baca juga : Pentingnya Aplikasi Route Planner untuk Perusahaan Distribusi